Kajian Nilai Budaya Lokal Jatigede di Kabupaten Sumedang.pdf
Download (53MB) | Preview
Abstract
Pembangunan Waduk Jati gede, yang telah tertunda
pembangunannya sejak tahun 1973, sebenarnya telah direncanakan pembangunan lebih awal dari pembangunan Waduk Jatiluhur, yaitu tahun 1963, baru pada tahun 1980-an di lakukan pembebasan tanahserta lahan milik penduduk yang bakal terkena genangan, meskipun pembangunannya tidak kunjung dilaksanakan sampai dengan penghujung tahun 1990-an. Dengan tertunda-tundanya pembangunan Waduk Jatigede sejak pembcbasan lahan itu, membuat warga masyarakat daerah genangan yang tadinya telah meninggalkan kampung halamannya kembali bermukim dan menggarap lahan pertaniannya hingga sekarang ini . Kenyataan yang sedemikian itu, malah menimbulkan masalah atas kelangsungan pembangunan waduk tersebut, seperti yang dirasakan ketika pembangunan waduk mulai dilaksanakan, berbagai persoalan yang terkait dengan kepemilikan dan pembebasan lahan kembali muncul kepermukaan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan Pendidikan > Kebudayaan > Arkeologi Pendidikan > Kebudayaan > Nilai Budaya Pendidikan > Kebudayaan > Kampung Adat Pendidikan > Kebudayaan > Naskah Kuno Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal Pendidikan > Kebudayaan > Masyarakat Adat ?? PED009 ?? |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 09:45 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 13:31 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/915 |
