Walasuji Volume.8 Nomor.1 Juni 2017.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.
Download (188MB) | Preview
Abstract
Kajian ini bertujuan untuk memberikan uraian tentang penetasi politik kolonial Belanda pada awal abad ke-20sekaligus menjadi latar gerakan perlawanan yang ber*obar di Ker{aan Luwu hingga runtuhnya dinasti-dinastikerajaan di Sulawesi Selatan. Kajian ini memperlihatkan aspek pentas sejarah yang berlatarpolitik di SulawesiSelatan, munculnya sikap anti kolonialisrne, dan proses awal penerapan undang-undang desentalisasi. Kajianini menggunakan pendekatan kajian sejarah politik yang tidak terlepas dari kerangka metode sejarah yangsudah umum digunakan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi . Hasil dari kajian ini memberikan gambaran sikap anti kolonial di Ker{aan Luwu yang di latari penolakan raja luwu untuk mengakui pemerintah Hindia-Belanda sebagai pemerintah yang berdaulat di Sulawesi Selatan melalui penandatanganan perjanjian pendek (kor te ve rklaring).Kata Kunci: Kerajaan Luwr:, korte verklaring, Hndia-Belanda
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | ?? PED000 ?? Pendidikan > Kebudayaan |
| Divisions: | Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Sekretariat Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi > Balai Pelestarian Kebudayaan > Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 12 Apr 2026 20:39 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 14:15 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/1904 |
