BUDAYA KERJA NELAYAN INDONESIA DI DAERAH JAWA TENGAH.pdf - Published Version
Download (39MB) | Preview
Abstract
Dari Data Monografi Dinamis desa Wonokerto Kulon bulan November 1995, jumlah penduduk yang bermata pencaharian sebagai nelayan tercatat sebanyak 2078 orang atau sekitar 400 kepala keluarga. Sebagian dari jumlah tadi bekerja di Kota Madya Pekalongan, dan sebagian lagi bekerja di desa Wonokerto Kulon. Mereka yang bekerja di Kata Madya Pekalongan sebagai nahkoda, motoris, juru kidang atau pelopor, yakni kepala kamar mesin dari kapal milik para toke. Sedangkan mereka yang bekerja di desa Wonokerto Kulon sebagian bekerja di 64 buah kapal motor (sopek), sebagian lagi ada yang mempunyai perahu sendiri atau juragan perahu.
Nelayan yang bekerja di kapal-kapal milik toke mempunyai kehidupan yang lebih baik. Kondisi ini terjadi karena umumnya kapal-kapal motor milik para toke berukuran besar dan mempunyai peralatan penangkapan ikan yang modern. Kapal itu mampu berlayar jauh antara lain sampai ke Masalembo (Sulawesi). Pontianak, Balikpapan (Kalimantan), dan Natuna (Riau). Sedangkan lama masa melautnya berkisar antara 20 hari sampai 1 bulan, dan hasil yang dicapai bisa berkisar antara 75 sampai 100 ton ikan.
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kebudayaan > Kearifan Lokal Pendidikan > Kebudayaan > Penelitian Kebudayaan |
| Divisions: | Sekretariat Jenderal Kementerian Kebudayaan |
| Depositing User: | Administrator Repositori Kemenbud |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:22 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:22 |
| URI: | https://repositori.kemenbud.go.id/id/eprint/5190 |
